Archive for the ‘Artikel’ Category

Gempa bumi berkekuatan 5 SR mengguncang wilayah Bali. Sejumlah wilayah merasakan getaran gempa seperti Karangasem hingga Kuta.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempat ini terjadi pada Kamis (9/11/2017) pukul 04.54 WIB. Posisi gempa berada di 11 km Timurlaut Karangasem pada kedalaman 10 km.

Titik gempa berada di 8.26 LS dan 115.57 BT. Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, M Riyadi, lokasi tepat gempa berada di darat pada jarak 5 km arah selatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan hasil laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di daerah Denpasar, Karangasem, dan Mataram II SIG-BMKG (III MMI), dan Kuta III-SIG-BMKG (II-III MMI),” ujar Riyadi dalam keterangan tertulisnya.

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, menurut Riyadi, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hal Ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas sesar mendatar (strike slip fault).

“Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Karangasem diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” terang Riyadi.

Belum diketahui ada tidaknya korban akibat peristiwa ini. Selain itu juga belum ada laporan mengenai dampak dari gempa.

Keberadaan Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) cukup efektif mengurangi pengeluaran rumah tangga. Masyarakat tidak perlu repot-repot lagi membeli sayuran di pasar.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Lestari di Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat membuktikan hal tersebut. Sejak tahun 2015, ibu rumah tangga di wilayah tersebut mampu menanam sayuran sendiri.

Ketua KWT Bunga Lestari, Desriani (25) mengatakan beragam jenis tanaman berhasil ditanam oleh puluhan wanita tani. Tidak hanya itu, mereka juga mampu memproduksi bibit secara mandiri.

“Kami menanam sayur salada, tomat, terong dan lainnya. Ada juga toga (tanaman obat kelurga) kumis kucing, brotowali, ginseng. Bibit juga sudah produksi,” kata Desriani di sela-sela kunjungan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi di KRPL Bunga Lestari, Rabu (8/11/2017).

Ia menuturkan di atas lahan seluas 1.500 m3, 30 anggota KWT Bunga Lestari mampu memenuhi kebutuhan sayur-sayuran untuk rumah tangganya masing-masing. Bahkan hasil produksi yang lebih kerap dijual.

“Alhamdulillah hasil tanaman kita lebihnya bisa di jual ke warung-warung dan ke desa-desa lain,” terang Desriani.

Menurutnya keberadaan KRPL ini, ia mampu mengurangi pengeluaran kebutuhan pangan rumah tangga hingga Rp 40 ribu per hari. Hal itu sudah berlangsung sejak pertama kali KRPL ini berjalan.

Ia menuturkan KRPL Bunga Lestari sejak tahun 2015 sudah menerima bantuan pengembangan sebesar Rp 25 juta. Ia berharap di tahun depan, ada bantuan yang lebih besar untuk pengembangan bisnis KRPL.

“Tahun depan inginnya ada penambahan bantuan anggaran supaya makin maju punya olahan pasca hasil panen. Misalnya tanaman toga pengen bikin jamu dan lainnya,” tutur dia.

Keberadaan KRPL Bunga Lestari ini sudah cukup dikenal masyarakat luas. Banyak daerah lain yang sengaja datang untuk belajar mengembangkan tanaman hidroponik di wilayahnya.

“Banyak daerah-daerah lain di luar jawa yang datang ke sini belajar bagaimana mengembangkan hidroponik dan menanam di pekarangan rumah,” kata Desriani

Kepala BKP, Agung Hendriadi, berencana menaikkan anggaran KRPL dari sebelumnya Rp 15 juta – Rp 50 juta di tahun depan. Hal itu dilakukan agar budidaya sayuran di perumahan lebih masif.

“Melalui pengembangan KRPL, kami berharap ketahanan pangan ditingkat rumah tangga akan semakin mantap, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga”, ujar Agung.

Menurutnya dengan penambahan anggaran KRPL diharapkan tidak hanya mengembangkan tanaman sayur-sayuran melainkan jenis pangan lainnya. Dengan begitu, rumah tangga bisa menghemat Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta.

“Rumah tangga yang memanfaatkan lahan pekarangan dengan aneka sayuran, buah-buah dan memelihara ternak dan ikan bisa menghemat pengeluaran antara Rp 700 ribu – sampai Rp 1 juta,” kata Agung.

sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3719387/tanam-sayuran-ibu-ibu-ini-hemat-uang-belanja-rp-40000hari?_ga=2.267803854.1974683499.1510195016-1774681763.1508735758

PT PLN (Persero) telah menyediakan 1.800 Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU). Penyediaan SPLU tersebut untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.

Direktur Pengadaan Strategis I PLN Nicke Widyawati ‎mengatakan, PLN sangat mendukung penggunaan kendaraan listrik karena dapat membantu pemerintah dalam menurunkan emisi karbon.

“PLN support program pemerintah penurunan karbon. Selama ini yang terbesar dari transportasi,” kata Nicke, seperti yang dikutip di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Untuk memudahkan ‎masyarakat memperoleh energi kendaraan listrik, saat ini PLN telah membangun 1.800 SPLU pada seluruh kota di Indonesia.

Harapannya, dengan keberadaan SPLU tersebut, dapat menarik masyarakat menggunakan kendaraan listrik.

“Nanti kita akan share supaya nanti calon pembeli motor atau mobil listrik mengetahui dimana lokasinya,” tutur Nicke.

Berikut ini data SPLU untuk masing-masing Unit PLN Wilayah Distribusi se-Indonesia:

1. Aceh 50 unit

2. Sumatera Utara 2 unit

3. Sumatera Barat 2 unit

4. Riau 16 unit

5. Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu 19 unit

6. Bangka Belitung 26 unit

7. Lampung 42 unit

8. Kalimantan Barat 5 unit

9. Kalimantan Selatan dan Tengah 21 unit

10. Kalimantan Timur 4 unit

11. Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo 8 unit

12. Sulawesing Selatan, Tenggara dan Barat 18 unit

13. Maluku 1 unit

14. Papua dan Papua Barat 4 unit

15. Nusat Tenggara Timur (NTT) 2 Unit

16. Nusa Tenggara Barat (NTB) 10 unit

17. Bali 64 unit

18. Jawa Timur 64 unit

19. Jawa Tengah 114 unit

20. Jawa Barat 34 unit

21. Jakarta Raya 692 unit

22. Banten 145 unit

sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/3153374/pln-telah-sediakan-1800-spbu-listrik?source=search